Palembang, GemaBerita – Kota Palembang kembali digegerkan oleh aksi tawuran brutal yang melibatkan ratusan pemuda. Aksi kekerasan yang berlangsung di kawasan Simpang Empat Lampu Merah Jalan Mayor HM Rasyad Nawawi, Kelurahan 9 Ilir, Kecamatan Ilir Timur (IT) III, pada Jumat (18/4/2025) sekitar pukul 04.00 WIB, viral di media sosial karena diduga menggunakan senjata tajam (sajam) dan bom molotov.
Dalam video yang beredar, tampak dua kelompok pemuda saling serang dengan senjata tajam jenis celurit. Beberapa dari mereka bahkan mengendarai sepeda motor sambil membawa benda berbahaya tersebut. Lebih mengejutkan lagi, terlihat kilatan api yang diduga berasal dari bom molotov yang dilemparkan saat tawuran berlangsung.
Baca Juga : Miris! Pelajar di Banyuasin Tawuran Pakai Senjata Tajam
Rizal (52), warga sekitar yang menjadi saksi, mengaku melihat langsung kericuhan tersebut. “Puncaknya sekitar jam 4 Subuh, tapi dari jam 3 sudah terlihat gerak-gerik mereka. Di lampu merah itu sudah mulai saling serang,” ungkapnya saat ditemui di lokasi kejadian.
Menurut Rizal, jumlah pemuda yang terlibat dalam tawuran sangat banyak, bahkan mencapai ratusan orang. Mereka membawa berbagai jenis senjata, termasuk celurit, bambu, dan benda yang diduga bom molotov.
“Terlalu ramai, sudah tidak bisa dihitung lagi. Saya juga lihat ada kilatan api, sepertinya bom molotov yang dilempar, ngebul api itu. Sajam jelas banyak,” ujarnya.
Hingga kini belum diketahui secara pasti asal-usul para pelaku tawuran. Namun Rizal menduga ada pemuda dari lingkungan sekitar yang ikut terlibat.
“Sepertinya ada juga warga sini, tapi mungkin juga ada yang dari luar. Sulit dikenali, karena mereka terlalu ramai dan bubarnya cepat,” tambahnya.
Aksi tawuran tersebut akhirnya berhasil dibubarkan oleh pihak kepolisian yang datang ke lokasi menggunakan mobil patroli. Para pelaku langsung melarikan diri saat petugas tiba, dan suasana pun kembali kondusif menjelang Subuh.
Meski belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian, video viral yang menunjukkan aksi kekerasan dengan penggunaan senjata tajam dan api itu telah menuai keresahan publik. Warga meminta aparat bertindak cepat mengusut para pelaku dan meningkatkan patroli di titik-titik rawan tawuran.

Komentar