Banyuasin, GemaBerita – Sebuah video berdurasi 33 detik yang merekam aksi brutal tawuran antar kelompok pemuda di Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin, viral dan menuai gelombang kecaman di media sosial. Ironisnya, para pelaku yang terlibat dalam bentrokan tersebut diduga kuat adalah pelajar yang membolos sekolah.
Insiden ini terjadi pada Kamis pagi (17/4/2025) di sekitar bekas galian C, Kelurahan Air Batu. Dalam rekaman yang beredar luas, tampak dua kelompok pemuda saling serang, tidak hanya dengan tangan kosong, tapi juga menggunakan senjata tajam jenis pedang.
Suasana mencekam disertai teriakan dan suara benturan senjata terekam jelas, membuat publik yang menyaksikan video tersebut bergidik.
Baca Juga : Nyaris Tewas Dibacok, Pemuda Banyuasin Selamat Usai Dikeroyok OTD
Informasi yang dihimpun GemaBerita menyebutkan, aksi tawuran itu tak hanya menimbulkan luka ringan, tetapi juga korban luka serius. Seorang pemuda dilaporkan mengalami luka parah di bagian lengan, bahkan jari kelingkingnya putus akibat sabetan pedang.
Motif tawuran diduga karena gengsi dan unjuk kekuatan antar kelompok, yang sayangnya melibatkan para pelajar yang seharusnya berada di sekolah. Aksi nekat ini pun langsung memantik amarah publik.
“Budak buyan, apolah yang diharapken dari tawuran ini, kalah luko atau mati menang tangkap polisi wong tuo yg susah (red: Anak bodoh, apa yang diharapkan dari tawuran, kalah luka atau mati, menang ditangkap polisi, buat orang tua susah),” tulis seorang netizen dalam komentar unggahan video tersebut.
Netizen lain ikut meluapkan kekecewaannya, “Nak jadi apo budak sekarang, ekstrem mainnya (red: Mau jadi apa anak sekarang, mainnya ekstrem).” Komentar senada pun membanjiri media sosial, menyayangkan sikap para pelajar yang memilih jalan kekerasan.
Masyarakat berharap pihak kepolisian dan sekolah segera bertindak tegas terhadap pelaku tawuran ini. Selain membahayakan diri sendiri dan orang lain, aksi semacam ini dinilai mencoreng dunia pendidikan dan menyusahkan banyak pihak, terutama orang tua.

Komentar