Palembang, GemaBerita – Petugas Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II menemukan pisau dapur dan gunting dalam barang bawaan kabin jemaah haji Kelompok terbang (kloter) I Palembang.
“Hari pertama ini kami menemukan calon haji membawa pisau dan gunting, mungkin karena ini baru hari pertama jadi wajar masih ada barang-barang yang terbawa padahal dilarang untuk penerbangan,” kata PGS General Manager Bandara Internasional SMB Palembang Verry Rizki Permana Sabtu (3/5/2025).
Dai keterangan jemaah yang bersangkutan, pisau dapur akan digunakan untuk keperluan selama di Makkah. Pisau dan gunting tersebut lalu disita oleh petugas, karena termasuk barang yang dilarang dalam penerbangan.
“Pisau itu kami sita dan akan kami musnahkan nanti dalam program pemusnahan yang akan kami lakukan,” tegas Verry.
Untuk menghindari terjadinya peristiwa serupa, Bandara SMB II berkoordinasi dengan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Palembang, untuk mengingatkan jemaah agar tidak membawa barang-barang yang dilarang. Selain benda tajam, jamah Verry juga mengimbau jemaah agar tidak membawa cairan ataupun minuman. “Maskapai penerbangan menyediakan kebutuhan untuk minum,”
Jemaah haji kloter 1 Palembang diberangkatkan menuju Madinah pada Sabtu (3/5/2025) pukul 18.20 WIB. Tercatat terdapat 370 jemaah yang diangkut dengan Airbus Seri 330 milik maskapai Saudi Arabia Airlines dengan nomor penerbangan SV5403.
Baca Juga: Jemaah Haji Kloter Awal Padang dan Palembang Siap Berangkat Mei Ini
Sebelum diberangkatkan, setiap Jemaah dibekali living cost sebesar 750 riyal Arab Saudi (SAR) atau setara dengan Rp3.187.500. Terdiri dari selembar pecahan 500 SAR, dua lembar 100 SAR dan selembar 50 SAR. “Semua jemaah dipastikan menerima living cost,” ungkap Humas PPIH Palembang Abdul Quddus Fitriansyah.
6.597 Jemaah Haji Telah Tiba di Madinah
Sementara itu, berdasarkan data dari Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat), hingga Sabtu, (3/5/2025) pukul 08.00 WIB atau 04.00 WAS, tercatat sebanyak 6.597 jemaah dari 17 kloter telah tiba di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA), Madinah.
Jumlah itu dipastikan akan terus bertambah. Pada Sabtu (3/5/2025) sebanyak 8.294 jemaah dan petugas haji diberangkatkan dalam 21 kloter dari berbagai embarkasi di Indonesia. Mereka dijadwalkan tiba di Madinah Sabtu (3/5/2025)hingga Minggu (4/5/2025).
Berikut daftar kloter yang diberangkatkan pada Sabtu (3/5/2025) sebagaimana dirilis Kementerian Agama :
1.) SOC – 05: 360 jemaah
2.) JKG – 05: 393 jemaah
3.) LOP – 02: 393 jemaah
4.) SOC – 06: 360 jemaah
5.) BTH – 02: 445 jemaah
6.) KJT – 02: 445 jemaah
7.) UPG – 03: 393 jemaah
8.) JKG – 06: 393 jemaah
9.) JKS – 03: 442 jemaah
10.) SOC – 07: 360 jemaah
11.) SUB – 04: 380 jemaah
12.) JKS – 04: 442 jemaah
13.) SUB – 05: 380 jemaah
14.) SOC – 08: 360 jemaah
15.) JKS – 05: 442 jemaah
16.) SUB – 06: 380 jemaah
17.) UPG – 04: 393 jemaah
18.) PDG – 01: 423 jemaah
19.) PLM – 01: 370 jemaah
20.) SUB – 07: 380 jemaah
21.) KNO – 02: 360 jemaah
Arfi menyampaikan, mulai tahun ini, Kemenag membuat inovasi digital layanan asrama haji yang dinamakan Munakosah (Manajemen Unit Layanan Akomodasi Asrama Haji).
“Alhamdulillah, seluruh asrama embarkasi sudah siap 100 persen. Layanan berjalan lancar dan jemaah merasa terbantu, terutama dengan hadirnya Munakosah yang mempercepat proses masuk kamar tanpa harus menunggu lama,” ujar Sekretaris Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Arfi Hatim, saat menyampaikan konferensi pers Kabar Haji Indonesia di Jakarta, Sabtu (3/5/2025).
Seiring dengan kedatangan ribuan jemaah di Madinah, Kementerian Agama menyampaikan beberapa imbauan penting guna menjaga kesehatan dan kenyamanan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
“Cuaca di Madinah pada Sabtu, 3 Mei 2025, diperkirakan mencapai 36°C dengan kelembaban sekitar 14%. Jemaah kami harap mengenakan pakaian nyaman, menggunakan pelindung kepala, dan minum air putih secara cukup agar terhindar dari dehidrasi,” kata Arfi .
Arfi juga mengimbau jemaah untuk selalu mematuhi arahan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dan ketua kloter, terutama terkait jadwal kegiatan, tata tertib, serta protokol kesehatan. “Jaga stamina. Hindari aktivitas fisik berlebihan, terutama di bawah terik matahari. Istirahat cukup dan konsumsi makanan bergizi,” imbuhnya.
“Semoga seluruh jemaah diberikan kesehatan, kelancaran, dan keberkahan dalam menunaikan rukun Islam kelima,” tutup Arfi. (*)

Komentar