Empat Lawang, GemaBerita – Menjelang pengundian nomor urut pasangan calon kepala daerah pada Minggu, 23 Maret 2025, Polres Empat Lawang menerjunkan 167 personel untuk mengamankan proses tersebut. Langkah ini diambil guna mencegah potensi gesekan antar-pendukung dan memastikan tahapan Pemungutan Suara Ulang (PSU) berjalan lancar.
Kapolres Empat Lawang, AKBP Abdul Aziz Septiadi menjelaskan, pengamanan akan melibatkan personel dari Polres Empat Lawang dan Brimob. Mereka akan ditempatkan di sekitar Kantor KPU Empat Lawang di kawasan Tebing Tinggi.
“Total 167 personel akan diturunkan untuk pengamanan besok. Kami memastikan proses pengundian berjalan aman dan terkendali,” tegas Abdul Aziz, Sabtu (22/3/2025).
Untuk menghindari potensi konflik, kepolisian memutuskan tidak mengizinkan pendukung kedua pasangan calon (paslon) hadir di lokasi pengundian nomor urut. “Hanya paslon, partai pendukung, dan ketua tim pemenangan yang boleh hadir. Pendukung tidak diizinkan berada di lokasi,” jelas Abdul Aziz.
Keputusan ini diambil berdasarkan pemetaan situasi di lapangan dan mempertimbangkan kapasitas kantor KPU yang terbatas.
Pilkada di Empat Lawang kerap diwarnai tensi tinggi, sehingga aparat keamanan memberikan perhatian khusus. Meski demikian, Abdul Aziz optimistis tahapan PSU kali ini dapat berlangsung aman.
“Kami sudah melakukan sosialisasi dengan partai politik, paslon, dan tim pendukung. Dari hasil pemetaan, insya Allah tidak ada potensi gesekan,” ujarnya.
PSU Empat Lawang akan mempertemukan dua pasangan calon, yakni:
- Joncik Muhammad – A. Rifai, yang didukung mayoritas partai seperti PAN, PBB, Demokrat, Golkar, Gerindra, PKS, Nasdem, PSI, dan Garuda.
- Budi Antoni Aljufri – Henny Verawati, yang diusung oleh PKB, PPP, Perindo, Gelora, PKN, dan Partai Buruh.
Dengan pengamanan ketat dan aturan yang telah disiapkan, diharapkan tahapan pengundian nomor urut dapat berjalan lancar dan tanpa kendala. Masyarakat pun diimbau untuk tetap tenang dan mendukung proses demokrasi yang damai.

Komentar