Palembang, GemaBerita – Mantan Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin, kembali menjadi sorotan publik setelah pada Senin pagi (21/4/2025), dirinya menjalani pemeriksaan oleh penyidik Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel). Pemeriksaan ini berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek pembangunan Pasar Cinde Palembang yang mencuat sejak tahun 2023 lalu.
Alex Noerdin, yang sebelumnya divonis dalam dua kasus besar yakni pembangunan Masjid Sriwijaya dan kerugian negara dalam proyek PDPDE, tiba di gedung Kejati Sumsel dengan pengawalan ketat. Ia datang menggunakan mobil tahanan milik Pidana Khusus Kejati Sumsel dan langsung menuju lantai 5 tempat pemeriksaan berlangsung secara tertutup.
“Benar, beliau hari ini diperiksa sejak tadi pagi. Hingga saat ini beliau masih di atas,” ujar salah satu petugas Kejati yang enggan disebutkan namanya.
Pemeriksaan terhadap Alex bukanlah yang pertama kalinya dalam rangkaian penyelidikan proyek Pasar Cinde, yang dinilai banyak pihak menyimpan berbagai kejanggalan sejak awal pelaksanaannya.
Penyidik Kejati Sumsel sendiri telah memanggil sejumlah tokoh dan pejabat sebagai saksi, termasuk mantan Walikota Palembang Harnojoyo, mantan Kepala Dinas Perkim Basyar, hingga Edison, mantan Kepala BPN Kota Palembang yang kini menjabat sebagai Bupati Muara Enim.
Tak hanya itu, penggeledahan dan penyitaan dokumen telah dilakukan di berbagai instansi penting, seperti Dinas Perkim, kantor Pemerintah Kota Palembang, Pemprov Sumsel, Bapenda, BPKAD, gedung Arsip, hingga kantor pihak rekanan proyek.
Kasi Penkum Kejati Sumsel, Vanny Yulia Eka Sari, membenarkan adanya pemeriksaan tersebut. “Ya, benar ada pemeriksaan tersebut, terkait kasus dugaan korupsi Pasar Cinde,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Selain Alex Noerdin, dua sosok lain juga ikut diperiksa dalam hari yang sama. Mereka adalah EH, ketua panitia badan usaha mitra kerja sama bangun sera Pemprov Sumsel tahun 2014–2015, serta BW, project manager dari PTBR pada tahun 2018.
“Ketiganya diperiksa mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai. Saat ini mereka masih menjalani proses pemeriksaan,” tutup Vanny.

Komentar