Jakarta, GemaBerita — Pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) menyatukan langkah untuk mempercepat pembangunan jalan tol Palembang–Betung. Proyek strategis nasional ini kembali menjadi sorotan dalam rapat koordinasi yang digelar di Kantor Staf Presiden (KSP), Gedung Bina Graha, Jakarta, Jumat (12/9).
Rapat tersebut dihadiri sejumlah pejabat penting, termasuk Sekretaris Daerah Sumsel, Edward Candra. Fokus utama pembahasan adalah progres pembangunan dan kendala yang masih menghambat, terutama soal pengadaan lahan.
“Masih ada titik-titik di Banyuasin dan Palembang yang perlu penyelesaian cepat. Kami sangat mengapresiasi forum ini, karena duduk bersama seperti ini penting agar proyek tidak berlarut-larut,” ujar Edward, Sabtu (13/9/2025).
Ia menegaskan, percepatan pembangunan tol Palembang–Betung sangat krusial karena jalan ini merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang akan memperkuat konektivitas antarwilayah di Sumsel dan jalur lintas Sumatra.
“Semua pihak harus bergerak bersama. Kalau sinergi ini terjaga, saya yakin tol ini bisa beroperasi sesuai target,” tambahnya.
Dukungan serupa disampaikan Deputi IV Kepala Staf Kepresidenan, Mayjen TNI (Purn) Kasuri. Ia menegaskan bahwa pemerintah pusat memberi perhatian penuh terhadap proyek ini.
“Tol ini bukan sekadar infrastruktur. Manfaatnya besar sekali, mulai dari transportasi, logistik, sampai pariwisata. Kami di KSP berkomitmen penuh untuk memastikan proyek ini rampung,” kata Kasuri.
Tol Palembang–Betung diyakini akan mempercepat perjalanan dari Palembang ke Jambi, sekaligus membuka akses menuju kawasan industri baru. Efek domino dari proyek ini diperkirakan menciptakan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi Sumsel dalam jangka panjang.
Rapat koordinasi juga dihadiri Sekda Banyuasin Erwin Ibrahim, Sekda Ogan Ilir Muhsin Abdullah, serta berbagai instansi terkait. Kehadiran para pemangku kepentingan menunjukkan keseriusan bersama dalam menuntaskan proyek ini.

Komentar