Banyuasin, GemaBerita – Sebuah tongkang pengangkut batubara terekam warga dalam posisi melintang tepat di bawah jembatan wilayah Desa Bentayan, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Insiden yang terjadi pada Rabu pagi (16/4/2025) itu sempat membuat heboh setelah videonya beredar luas di media sosial.
Dalam video amatir berdurasi singkat tersebut, terlihat tongkang besar dengan muatan penuh hampir kandas dan nyaris menabrak jembatan. Beberapa tugboat tampak berusaha keras menarik dan mendorong tongkang dari sisi samping untuk mengembalikan posisinya ke jalur sungai yang semestinya.
“Ditarik karena melintang, hampir kandas nabrak jembatan lagi. Dibantu ditarik dan didorong dari samping,” ujar suara perekam video yang terdengar jelas di latar.
Evakuasi dramatis itu melibatkan sedikitnya empat tugboat. Dua di bagian depan menarik, sementara dua lainnya mendorong dari samping. Meski tidak terlihat bagian belakang tongkang dalam video tersebut, proses penarikan akhirnya berhasil menggeser tongkang dan menghindari kerusakan pada jembatan.
Menanggapi kejadian ini, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banyuasin, Erwin Ibrahim, menyebut bahwa muatan berlebih kemungkinan menjadi penyebab utama insiden tersebut.
“Kami mengimbau agar perusahaan-perusahaan dapat menjaga tonase dan tidak berlebihan. Apalagi sampai mengganggu dan merusak fasilitas umum, seperti jalan dan jembatan,” ujar Erwin dikutip dari detikSumbagsel.
Ia menegaskan, Pemkab Banyuasin segera mengambil langkah antisipasi dengan menyurati asosiasi angkutan batubara, perusahaan, dan seluruh pihak terkait guna mencegah kejadian serupa terulang di masa depan.
“Akan segera kita buat surat tertulis ke pihak terkait,” katanya.
Erwin juga mengajak masyarakat dan pelaku industri untuk turut menjaga infrastruktur publik yang dibangun dengan dana negara dan dimanfaatkan bersama.
“Kita juga minta semua pihak bekerja sama dengan masyarakat dalam menjaga fasilitas umum,” tukasnya.
Insiden ini menambah daftar panjang kekhawatiran warga terhadap aktivitas pengangkutan batubara di jalur sungai yang kerap menimbulkan gangguan dan potensi bahaya. Pemerintah pun dituntut bersikap tegas dalam menata lalu lintas angkutan sungai demi keselamatan bersama.

Komentar