Palembang, GemaBerita – Pria berinisial AR (36), warga Jalan DI Panjaitan, Kecamatan Plaju, Palembang, nyaris diamuk massa setelah tertangkap basah saat melakukan aksi pencurian sepeda motor (curanmor) di parkiran JM Plaju, Sabtu malam (12/4/2025).
Aksi pelaku terbongkar berkat kejelian seorang warga yang mencurigai gerak-gerik AR ketika duduk di atas sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi BG 6802 ADA yang terparkir di halaman pusat perbelanjaan tersebut. Saat dihampiri, AR berdalih bahwa ATM-nya tertelan dan ia sedang menunggu bantuan.
Namun kecurigaan itu tak hilang begitu saja. Rian Saputra, petugas keamanan (satpam) JM yang menerima laporan dari warga tersebut, memutuskan untuk terus mengawasi AR dari kejauhan. Tak lama berselang, kekhawatiran Rian terbukti. AR terlihat membawa motor tersebut tanpa kunci kontak.
“Saat pelaku hendak membawa motor, langsung dihentikan oleh saksi karena merasa janggal. Tapi pelaku tetap memaksa pergi, hingga akhirnya dikejar dan berhasil diamankan,” ujar Kapolsek Seberang Ulu (SU) II, Kompol Dedy Ardiansyah, Minggu (13/4/2025).
Dalam upaya melarikan diri, pelaku sempat menabrak sebuah mobil yang terparkir. Aksi kejar-kejaran itu pun berakhir saat AR berhasil ditangkap dan digeledah oleh petugas keamanan. Dari tubuhnya, ditemukan sebuah kunci Y yang biasa digunakan untuk membobol kendaraan bermotor.
Beruntung, amarah warga yang mulai berkumpul berhasil diredam setelah pelaku segera diserahkan ke Polsek SU II untuk proses hukum lebih lanjut.
“Pelaku sudah diamankan dan sedang diperiksa. Ia akan dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, ancaman hukumannya tujuh tahun penjara,” tegas Kompol Dedy.
Sementara itu, pemilik kendaraan, Eka Rahmasari (23), warga Jalan KI Anwar Mangku, Kelurahan Sentosa, Kecamatan SU II, mengaku awalnya tidak menyadari motornya hampir raib. Saat kejadian, ia sedang bermain bersama kedua anaknya di dalam pusat perbelanjaan.
“Saya lihat ramai-ramai, jadi ikut mendekat. Ternyata motor saya yang mau dicuri. Alhamdulillah berhasil digagalkan oleh petugas,” kata Eka bersyukur.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih waspada, terutama saat memarkir kendaraan di tempat umum, meskipun berada di area yang terlihat aman seperti pusat perbelanjaan.

Komentar