Palembang, GemaBerita – Menjelang momen mudik Lebaran 2025, Dinas Perhubungan (Dishub) Sumatera Selatan (Sumsel) mengeluarkan imbauan kepada para pemudik untuk tidak nekat menggunakan sepeda motor sebagai moda transportasi pulang kampung. Langkah ini diambil guna menekan angka kecelakaan yang kerap terjadi selama arus mudik.
Berdasarkan prediksi Dishub Sumsel, arus mudik tahun ini diproyeksikan meningkat hingga 20%, dengan jumlah pemudik diperkirakan mencapai lebih dari 2 juta orang.
Kepala Dishub Sumsel, Arinarsa JS, menegaskan bahwa penggunaan motor untuk mudik memiliki risiko kecelakaan yang sangat tinggi.
“Kami mengimbau para pemudik untuk tidak nekat menggunakan motor. Lebih baik memilih kendaraan yang lebih aman seperti mobil atau angkutan umum. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” ujar Arinarsa pada Sabtu (8/3/2025).
Arinarsa menjelaskan, penggunaan sepeda motor untuk mudik sering kali disertai dengan membawa penumpang dan barang bawaan yang melebihi kapasitas. Kondisi ini tidak hanya membahayakan pengendara motor, tetapi juga pengguna jalan lainnya.
“Kami tidak bisa melarang sepenuhnya, tapi kami memantau dan mengimbau agar pemudik tidak membawa penumpang atau barang melebihi kapasitas. Ini demi keselamatan bersama,” tambahnya.
Menurut data Dishub Sumsel, kecelakaan selama musim mudik Lebaran kerap terjadi akibat kelelahan, kelebihan muatan, dan kurangnya kewaspadaan pengendara motor. Oleh karena itu, pemerintah dan pihak swasta telah menyiapkan angkutan mudik gratis di sejumlah wilayah untuk memfasilitasi pemudik.
“Kami berharap pemudik memanfaatkan angkutan mudik gratis yang telah disediakan. Ini adalah solusi yang lebih aman dan nyaman,” ucap Arinarsa.
Dishub Sumsel juga akan memperketat pengawasan di sepanjang jalur mudik, terutama di titik-titik rawan kecelakaan. Langkah ini diharapkan dapat menekan angka kecelakaan dan memastikan perjalanan mudik berlangsung lancar dan aman.
“Kami ingin semua pemudik tiba di kampung halaman dengan selamat. Mari bersama-sama patuhi imbauan ini demi keselamatan kita semua,” pungkas Arinarsa.
Dengan adanya imbauan ini, diharapkan para pemudik dapat lebih bijak dalam memilih moda transportasi dan memprioritaskan keselamatan selama perjalanan mudik Lebaran 2025.

Komentar